2. DASAR-DASAR PHP
A. Variabel PHP

Variabel adalah suatu “wadah” yang digunakan untuk menyimpan suatu data atau nilai. Kita bisa menyimpan berbagai macam data dari berbagai macam tipe, misalkan kita menyimpan data teks untuk nama mahasiswa, atau data desimal untuk nilai ipk mahasiswa, dan seterusnya.

Contoh variabel: $contohVariabel = "Ini adalah variabel dalam PHP";

B. Tipe Data PHP

Tipe data adalah klasifikasi jenis data atau bentukan dari suatu data. Ia menjelaskan suatu data: dari jenis apakah ia tersusun? Apakah bilangan riil? Atau kah bilangan pecahan? Atau kah ia data yang tersusun dari bentukan karakter?

Intinya tipe data adalah klasifikasi jenis dari data yang kita ingin simpan dalam sebuah variabel. Hampir seluruh bahasa pemrograman yang ada mendukung berbagai macam jenis tipe data, seperti: integer untuk bilangan rill, boolean untuk true dan false, string untuk kumpulan karakter, dan sebagainya

  • Macam-Macam Tipe Data Dalam PHP
  • Ada berbagai macam tipe data: mulai dari tipe data asli dan tipe data buatan. Untuk PHP sendiri, ia mendukung setidaknya 8 tipe data skalar. Akan tetapi dalam tutorial ini, sementara kita akan fokuskan dahulu pada pembahasan 5 tipe data saja, karena 5 tipe data ini adalah tipe data yang paling dasar.

    5 tipe data tersebut adalah:

    Tipe Data Keterangan
    Integer Berisi bilangan bulat
    Float Berisi bilangan desimal
    Boolean Berisi 2 nilai saja: true dan false
    String Berisi data teks yang diapit oleh tanda '' atau ""
    Array Berisi himpunan data
    C. Operator PHP

    Operator adalah simbol-simbol yang digunakan untuk melakukan operasi terhadap suatu nilai dan variabel.

    Ada 6 jenis operator dalam pemrograman PHP yang harus kita ketahui:

    • Operator Aritmatika: Digunakan untuk melakukan operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
    • Operator Penugasan (Assignment): Digunakan untuk memberikan nilai kepada variabel, misalnya dengan menggunakan tanda sama dengan (=).
    • Operator Increment & Decrement: Digunakan untuk menambah atau mengurangi nilai variabel sebanyak satu. Terdapat dua bentuk, yaitu ++ (increment) dan -- (decrement).
    • Operator Relasi (Pembanding): Digunakan untuk membandingkan dua nilai dan menghasilkan nilai boolean (true atau false). Contohnya adalah ==, !=, <, >, <=, dan >=.
    • Operator Logika: Digunakan untuk menggabungkan beberapa kondisi logika. Contoh operator logika adalah && (AND), || (OR), dan ! (NOT).
    • Operator Bitwise: Digunakan untuk melakukan operasi pada level bit, contohnya & (AND), | (OR), ^ (XOR), ~ (NOT), dan << (shift left) serta >> (shift right).
    • Operator Ternary: Merupakan bentuk singkat dari pernyataan if-else. Formatnya adalah kondisi ? nilai_true : nilai_false.

    1. Operator Aritmatika

    Nama Operator Simbol Contoh
    Penjumlahan + $a + $b = 5 + 3 = 8
    Pengurangan - $a - $b = 5 - 3 = 2
    Perkalian * $a * $b = 5 * 3 = 15
    Pemangkatan ** $a ** $b = 5 ** 3 = 125
    Pembagian / $a / $b = 5 / 3 ≈ 1.67
    Sisa Bagi % $a % $b = 5 % 3 = 2

    2. Operator Penugasan

    Nama Operator Simbol Contoh
    Penugasan = $a = 5;
    Penugasan Penjumlahan += $a += 3; // $a = $a + 3;
    Penugasan Pengurangan -= $a -= 2; // $a = $a - 2;
    Penugasan Perkalian *= $a *= 4; // $a = $a * 4;
    Penugasan Pembagian /= $a /= 2; // $a = $a / 2;
    Penugasan Sisa Bagi %= $a %= 3; // $a = $a % 3;

    3. Operator Increment & Decrement

    Nama Operator Simbol Contoh
    Increment ++ $a++; // $a menjadi 6 jika $a = 5;
    Decrement -- $a--; // $a menjadi 4 jika $a = 5;

    4. Operator Relasi

    Nama Operator Simbol Contoh
    Sama dengan == $a == $b; // true jika $a sama dengan $b
    Tidak Sama dengan != $a != $b; // true jika $a tidak sama dengan $b
    Lebih Besar dari > $a > $b; // true jika $a lebih besar dari $b
    Lebih Kecil dari < $a < $b; // true jika $a lebih kecil dari $b
    Lebih Besar atau Sama dengan >= $a >= $b; // true jika $a lebih besar atau sama dengan $b
    Lebih Kecil atau Sama dengan <= $a <= $b; // true jika $a lebih kecil atau sama dengan $b

    5. Operator Logika

    Nama Operator Simbol Contoh
    Dan (AND) && ($a > 0 && $b > 0); // true jika $a dan $b lebih besar dari 0
    Atau (OR) || ($a > 0 || $b > 0); // true jika $a atau $b lebih besar dari 0
    Not ! !($a > 0); // true jika $a tidak lebih besar dari 0

    6. Operator Bitwise

    Nama Operator Simbol Contoh
    Bitwise AND & $a & $b; // Menghasilkan bitwise AND antara $a dan $b
    Bitwise OR | $a | $b; // Menghasilkan bitwise OR antara $a dan $b
    Bitwise XOR ^ $a ^ $b; // Menghasilkan bitwise XOR antara $a dan $b
    Bitwise NOT ~ ~$a; // Menghasilkan bitwise NOT dari $a
    Shift Kiri << $a << 1; // Menggeser bit $a ke kiri
    Shift Kanan >> $a >> 1; // Menggeser bit $a ke kanan

    7. Operator Ternary

    Nama Operator Simbol Contoh
    Operator Ternary ?: $result = ($a > $b) ? 'Lebih besar' : 'Lebih kecil';
    CONTOH OPERATOR PHP

    Contoh Variabel dan Operator dalam PHP

    1. Operator Aritmatika

    <?php 
    $angka1 = 10;
    $angka2 = 5;
    $hasil = $angka1 + $angka2;
    echo "Hasil Penjumlahan: " . $hasil;
    ?>

    2. Operator Penugasan

    <?php 
    $nama = "Natasya";
    echo "Nama Saya: " . $nama;
    ?>

    3. Operator Increment

    <?php 
    $nilai = 10;
    $nilai++;
    echo "Nilai Setelah Increment: " . $nilai;
    ?>

    4. Operator Relasi

    <?php 
    $angka1 = 10;
    $angka2 = 20;
    if ($angka1 < $angka2) {
        echo "$angka1 lebih kecil dari $angka2";
    }
    ?>

    5. Operator Logika

    <?php 
    $var1 = true;
    $var2 = false;
    if ($var1 && !$var2) {
        echo "Kondisi Benar";
    }
    ?>

    6. Operator Bitwise

    <?php 
    $angka1 = 5;  // 0101
    $angka2 = 3;  // 0011
    $hasil = $angka1 & $angka2; // 0001
    echo "Hasil Bitwise AND: " . $hasil;
    ?>

    7. Operator Ternary

    <?php 
    $nilai = 75;
    $hasil = ($nilai >= 60) ? "Lulus" : "Tidak Lulus";
    echo "Status: " . $hasil;
    ?>
    PHP & HTML Code Editor
    Tulis kode PHP atau HTML disini...
    Reset
    OUTPUT